Laporan dari pihak yang berwenang Spotsylvania County Landfill, Virginia Amerika, mengatakan bahwa terdapat potongan kaki seukuran dengan manusia telah ditemukan namun dipastikan bahwa kaki tersebut bukanlah kaki manusia.
Berbeda dengan yang terjadi di Indonesia, di beberapa negara luar negeri, kejadian seperti ini merupakan bukti kejahatan yang serius. Bisa jadi ini adalah bukti pembunuhan atau bahkan penganiayaan terhadap binatang. Sehingga pelaku bisa mendapat sangsi yang berat.
Pihak rumah sakit Virgina mengatakan bahwa kaki yang ditemukan adalah species dari sejenis monyet. Pencarian masih terus dilakukan untuk mencari potongan tubuh yang lain.
Seorang peneliti di Universitas Wisconsin-Madison dan April D.Truitt yang bekerja pada pusat penyelamatan binatang primata di Kentucky, mengatakan bahwa kaki yang ditemukan terlalu besar untuk ukuran kaki primata,
William Dranginis adalah seorang kepala organisasi penelitian Bigfoot di Virginia memiliki opini khusus atas penemuan ini, dia percaya bahwa potongan kaki yang ditemukan adalah Kaki Bigfoot. Perlu diketahui bahwa William telah melakukan penelitian eksklusif untuk mempelajari makhluk aneh selama 10 tahun.
Bisa jadi bukti ini adalah kunci akan adanya makhluk berkaki lebar "Bigfoot" yang memiliki penampilan berbulu banyak, tinggi besar dan berjalan seperti manusia, dipercaya bahwa Bigfoot ini adalah keturunan terakhir dari manusia purba yang telah punah. Sehingga teori evolusi Darwin yang mengatakan bahwa manusia keturunan kera dapat dibantah dengan bukti ini.
Bigfoot tidak hanya muncul di Amerika, di Malaysia juga muncul dan sedang diteliti oleh pihak pemerintah yang berwenang. Namun di Indonesia belum ada penelitian mengenai hal ini. Jadi sementara jika ada penampakan tinggi besar berbulu di hutan maka kita sebut itu Genderewo. :)
SMS gratis
Sabtu, 21 Maret 2009
bigfoot????
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar